Penipuan dengan menggunakan telepon genggam yang konyol

Posted on
Jamkho produk alami

Penipuan dengan menggunakan telepon genggam masih banyak terjadi dan ternyata saya sendiri mengalaminya. tapi untungnya saya tidak tersugesti ketika si penelpon melancarkan aksinya, bisa disebut dia salah orang untuk di tipu hehehe. tepatnya 2 hari kemarin tanggal 19 dan 20 maret, 2 hari si penipu menelpon ke Handphone saya.

Hari pertama atau pertama kali dia menelpon dengan menanyakan kabar dan lokasi dimana saya dengan bahasa daerah saya yaitu bahasa sunda. saya pun tidak langsung menjawab spesifik dimana saya berada, hanya menyebutkan nama kota. saya sadar bahwa belum pernah mendengarkan suara dia sebelumnya dan disitu lah saya mulai curiga dengan penelpon ini.

saya pun mulai tanya “siapa ini ?”.

seperti dugaan saya, dia menjawab dengan pertanyaan

“masa tidak kenal dengan suaranya ?”

dan saya pun menjawabnya “saya tidak kenal suara ini”

 

Penipuan dengan menggunakan telepon genggam yang konyol

Penipuan dengan menggunakan telepon genggam yang konyol

pertanyaan itu dia ulang-ulang beberapa kali dan saya jawab pun beberapa kali. kalau saya perhatikan mungkin saja ini adalah teknik induksi dari proses hipnotis dan sekali lagi dia salah orang hahaha. merasa tidak berhasil penipu tersebut kemudian menutup telepon.

pada saat itu saya berpikir mungkin ada baiknya jika saya mengirimkan SMS agar dia bertobat karena apapun alasannya, menipu orang adalah sesuatu hal yang buruk dan menimbulkan dosa.

kata kata dalam SMSnya seperti ini :

“segera tobat kang !, sebentar lagi mau kiamat. uang di dunia tidak seberapa dibandingkan dengan keselamatan di akhirat kelak”

hari pertama sudah selesai, saya pikir ini semuanya selesai. dia tidak akan menelpon lagi karena sudah ketahuan dan kalau beruntung mungkin saja dia akan bertaubat.

Ternyata keesokan harinya, pagi pagi jam 9 nomor yang digunakan si penipu menelpon lagi dan konyolnya dia mulai percakapan yang sama dari kemarin. timbul pikiran saya untuk mengerjai penipu koplak ini. begini lah percakapan lanjutannya, soalnya percakapan awal sama dengan yang diatas sebelumnya

P = penipu, S = Saya

P : “masa gak kenal kang ini siapa”

S : “siapa ya, ntar saya inget inget dulu”

P : “masa gak inget kang ?”

S  : ” ini udin ya, udin somplak ?”

P : ” bener kang ini udin”

S : “gimana kabarnya din, dimana sekarang ?”

P : “ada aja kang, ini lagi di pom bensin”

S : ” ngapain di pom bensin jam segini ?”

P : “ini mau ngisi bensin motor, gak kerja kang ?”

S : “enggak, udah kaya ini ngapain kerja, santai aja”

P : “ooh gitu ya ?

S : “Iya lah, susah amat jadi orang”

P : ” dirumah ada siapa ?”

S : ” nih ada di adi sama si rojak”

P : “ngapain mereka”

S : “ya main lah, ngopi ngopi disini ”

P : “gak kerja mereka ?”

S : “enggak lah, ngapain kerja ?, santai aja kali”

P : “kalo gitu saya kesana nanti kang”

S : “iya kesini aja, din”

P : “iya kang, udin mau isi bensin dulu”

S : “oke din”

telepon sempat terputus dan si penipu itu menelpon kembali

P : “kenapa diputus kang ?”

untung saya tidak terbawa emosi dan inget mantan pacar, kalau inget bisa saja saya menjawab “karena sudah tidak cinta ” wakakakka

S: “siapa yang mutusin?”

P : “ya udah, udin ngisi bensin dulu, ntar udin kesana kang”

S : “ya saya tunggu”

percakapan di telpon selesai juga. sebenernya saya pengen lebih lama mengerjai nya tapi kasian juga hahaha

mungkin dia tidak mengecek kotak masuk SMS nya dan tidak membaca apa yang saya sampaikan kemaren. bagi anda pengguna telepon genggam harus berhati hati dengan modus seperti ini. karena penipuan seperti ini sudah masuk keranah hipnotis. apalagi dengan kualitas suara yang jernih dari gadget gadget canggih jaman sekarang. mengirimkan gelombang suara yang digunakan untuk hipnotis sangat lah mudah dan terdengar dengan sempurna.

beberapa bulan yang lalu teman saya, dia seorang perempuan isi tabungannya dikuras habis bahkan dia mau pinjam uang satu juta lagi ke temannya. memang gila penipuan tipe ini. maka dari itu waspada lah !

taken from my experience

Penipuan dengan menggunakan telepon genggam yang konyol

BACA JUGA :

Kasih masukanmu di sini