Istri Berkarir atau Istri Rumahan dari sudut pandang yang lain

Posted on
Jamkho produk alami

Istri Berkarir atau Istri Rumahan dari sudut pandang yang lain | Suatu sore saya terpaku melihat beberapa wanita yang ada dikantor tempat saya bekerja. Dandanan mereka begitu “wah” dan jujur saja itu membuat mereka terlihat lebih cantik bahkan ada yang terkesan “sexy”. Tidak sedikit dari mereka juga menggunakan hijab juga, kebanyakan dari mereka sudah berumah tangga. Mereka adalah wanita karir, meskipun sudah mempunyai suami, mereka tetap bekerja dikantor. Yang membuat saya terpaku bukan hanya kecantikan mereka tetapi ada banyak pertanyaan yang muncul di kepala ini.

Beberapa pertanyaan yang sering muncul ketika melihat wanita wanita seperti ini adalah apakah mereka berdandan seperti ini juga depan suaminya ? hey, bagaimana dengan anaknya ? dengan dandan secantik itu, yakin tidak akan ada yang mengganggu ? dan banyak lagi pertanyaan yang tidak mungkin saya sebutkan satu persatu disini. Selain dari sisi wanitanya sendiri, ada pertanyaan juga dari sisi laki laki yang menjadi suaminya. Apakah mereka para suami menginginkan seperti ini atau tidak. atau kah mereka sudah menyarankan sang Istri untuk berada di rumah saja merawat keluarga (ibu rumah tangga) tetapi sang istri tidak mau. hmmm… membingungkan.

Istri Berkarir atau Istri Rumahan dari sudut pandang yang lain

Jika saya bertanya kepada lelaki yang sudah mempunyai istri, jawabannya pasti kalau bukan karena kebutuhan berarti istrinya bandel tidak menurut apa kata suami. Bagaimana jika masalah istri berkarir atau istri rumah tangga ini ditanyakan kepada orang yang belum menikah. Beberapa waktu lalu saya sempat mengobrol dengan beberapa teman yang belum menikah tentang ini.

Saya bertanya kepada teman teman, apakah Istrinya kelak akan dibiarkan bekerja (wanita karir) atau menjadi ibu rumah tangga saja ? berikut beberapa jawaban yang sempat saya terima.

“Terserah istri saya kelak apakah mau kerja atau tidak, saya memberikan kebebasan”

“Sebelum mempunyai anak, saya persilahkan istri saya untuk bekerja. setelah punya anak saya ingin dia mendidik anak kami dengan baik”

“Saya saat ini sedang membangun bisnis untuk bisa dijalankan oleh istri saya dirumah, jadi dia tidak perlu bekerja di kantor”

“Saya ingin istri saya tidak perlu repot repot untuk mencari nafkah, cukup jadi ibu rumah tangga saja”

dan banyak lagi

Setiap orang ingin yang terbaik bagi Istri dan keluarga yang akan di binanya kelak. kebanyakan pendapat yang saya terima dari laki laki yang belum menikah adalah mereka ingin istrinya tidak untuk bekerja di kantoran. Rata rata dari mereka ingin Istrinya menjadi Ibu rumah tangga saja atau sambil menjalankan bisnis rumahan agar istri tidak bosan dan tetap bisa berkarir di bidang wirausaha.

Suatu kali saya memberikan pertanyaan lanjutan kepada seorang teman. Sebelumnya bilang bahwa dia ingin mempunya istri yang mau mengurus rumah saja tidak bekerja dikantor. Jawabannya sungguh menarik dan beda dari yang lain. ini memberikan sedikit inspirasi untuk saya. Seperti ini lah kira kira pertanyaanya :

“Jika suatu nanti kamu punya istri dan ternyata penghasilanmu sedikit atau kurang untuk memenuhi kebutuhan, Apakah kamu akan membiarkan dia untuk bekerja di kantoran ?”

“Tidak, bukan seperti itu”

“Maksudnya ?”

“Saya tidak akan meminta dia bekerja di kantoran tetapi meminta dia untuk berdo’a agar penghasilanku yang sedikit itu menjadi lebih berkah. Itu lebih baik dari pada saya harus meminta dia bekerja. Jika penghasilanku kurang , saya meminta Istri untuk mendo’akan saya mendapatkan penghasilan yang lebih besar agar mencukupi kebutuhan”

“Baru kali ini saya mendapatkan jawaban seperti itu ”

“Dan jika dia merasa bosan, saya akan mencarikan usaha yang bisa dilakukan dirumah”

“Bagus sekali”

Semoga ada sesuatu yang para pembaca bisa dapatkan dari artikel singkat ini. like dan share jika Anda berkenan 🙂

Istri Berkarir atau Istri Rumahan dari sudut pandang yang lain

BACA JUGA :

Kasih masukanmu di sini