Pertanyaan “Kapan nikah” saat lebaran dan momen keluarga lainnya

Posted on

Pertanyaan “Kapan nikah” saat lebaran dan momen keluarga lainnya | Lebaran sebentar lagi, momen dimana kita berkumpul dengan keluarga. Semua keluarga besar berkumpul dalam momen yang terjadi satu tahun sekali ini. Bagi anak kecil ini adalah momen yang mereka tunggu tunggu karena saat itu lah mereka banyak mendapatkan hadiah (angpao) dari orang tua, nenek, paman dan bibinya. Bagi para orang tua juga ini menjadi ajang silaturahmi dan maaf maafan dengan saudara dan tetangga.

Ada satu golongan yang sedikit resah dengan momen lebaran ini. yaitu mereka yang sudah cukup umur tetapi belum menikah. Mereka tahu bahwa momen ini akan menjadi momen dimana mereka akan digempur oleh pertanyaan pertanyaan seputar pasangan dan pernikahan.

Pertanyaan "Kapan nikah" saat lebaran dan momen keluarga lainnya

berikut ini adalah beberapa pertanyaan yang sering muncul pada momen momen keluarga

“Kapan nikah ?”

“Kapan ngasih undangan ?”

“Mana calonnya ?”

“Jadinya kapan kamu nikah ?”

“Udah bawa calon belum ?”

dan banyak lagi

Perasaan bingung akan selalu datang jika ditanya seperti itu. Jika memang orangnya sudah punya pasangan dan siap untuk menuju pernikahan aman aman saja, Tinggal jawab  “Insha Allah bulan anu”. Tapi yang belum punya dan belum siap gimana nasibnya ? hanya bisa nyengir sambil celingak celinguk gak jelas, bingung mau ngejawab apa. Yang selamat jika orang tersebut tidak cepat menikah karena tuntutan orang tua, orang tua pasti langsung meng-covernya dengan jawaban mereka 🙂

Mengapa pertanyaan pertanyaan seperti ini selalu muncul padahal nanti juga kalau sudah nikah bakalan tahu sendiri, tidak perlu dipertanyaakan lagi. Orang berdalih mengapa mereka menanyakan seperti itu karena tidak ada pertanyaan lagi. jika mereka sudah tahu kita sudah menikah, pertanyaan mereka berubah menjadi sudah punya anak atau belum. Terus jika sudah punya anak, pertanyaannya menjadi sudah sebesar apa anaknya, sekolah dimana dan pertanyaannya akan berkembang terus seperti itu.

Sebenarnya mereka yang bertanya seperti itu hanya untuk bersilaturahmi saja, tidak perlu dianggap serius. Toh, pas orang yang ditanya sudah nikah, penanyanya tidak dapat apa apa. Yang ditanya harus menanggapinya dengan santai saja. Jawab saja dengan “Insha Allah tahun depan” atau ” Doakan saja secepatnya”.

Bagi Anda yang suka memberikan pertanyaan itu kepada orang yang belum menikah. Mulai hari ini kurangi bertanya seperti itu. Karena tidak semua orang senang dengan pertanyaan pertanyaan seperti itu. Jangan ubah momen silaturahmi yang harusnya  momen yang membahagiakan menjadi momen yang  tidak menyenangkan bagi sebagian orang. Ganti pertanyaan dengan menanyakan kabar mereka sendiri atau kabar orang tua mereka (jika masih ada).

semoga artikel Pertanyaan “Kapan nikah” saat lebaran dan momen keluarga lainnya ini bermanfaat untuk anda.

Pertanyaan “Kapan nikah” saat lebaran dan momen keluarga lainnya

 

BACA JUGA :

Kasih masukanmu di sini