Jadi Ibu Jaman Sekarang harus Pintar

Posted on
Jamkho produk alami

Jadi Ibu Jaman Sekarang harus Pintar | Beberapa hari yang lalu saya menerima telepon dari kakak tertua. Tumben dia menelepon karena biasanya  jarang sekali menelpon kecuali kalau menyuruh saya pulang kampung. Awalnya saya kira ada sesuatu hal yang sangat penting, eh ternyata dia hanya menanyakan rumus matematika untuk menyelesaikan pekerjaan rumah “PR” anaknya yang sekarang baru duduk di kelas 7 SMP.

Bagi saya yang sekarang sudah bekerja dan melalui pendidikan perguruan tinggi tentu saja rumus tersebut mudah sekali. tetapi untuk sebagian anak yang baru saja mempelajarinya bukan hal yang mudah. Apalagi jika kualitas pengajarnya tidak cukup mumpuni untuk membimbing si anak agar mampu memahami apa yang diajarkan. Bukan hanya faktor pengajar, faktor konsentrasi anak juga bisa menjadi masalah tersendiri. Setiap anak mempunyai tingkat kepahaman yang berbeda beda. Ada yang mudah berkonsentrasi dan mudah bisa dan ada pula yang susah untuk konsentrasi dan tidak mengerti apa yang disampaikan oleh pengajar.

Jadi Ibu Jaman Sekarang harus Pintar

Keterbatasan pengajar dan anak anak yang disebutkan diatas menjadi tambahan beban bagi orang tua. Terkhusus untuk para Ibu yang harus merawat dan mendidik anak anaknya. Bagi para Ibu yang tidak bisa memasukan anaknya ke tempat less atau lembaga pendidikan diluar sekolah lainnya, harus berusaha lebih. Karena mau tidak mau sang anak suatu waktu pasti akan ditugaskan PR oleh gurunya kemudian bisa saja ada soal yang tidak dia mengerti dan terpaksa Anda harus bisa menjelaskan cara mengisi jawaban soal tersebut kepada anak.

Untuk pelajaran non-eksak seperti pelajaran bahasa, Agama, kesenian, IPS dan lain lain bisa menggunakan bantuan search engine google untuk membantu mencarikan jawaban. yang membingungkan adalah ketika anak menanyakan PR pelajaran yang bersifat eksak atau membutuhkan perhitungan seperti matematika dan sebagian pelajaran Fisika dan kimia. Untuk pengetahuan tentang rumus yang harus digunakan bisa menggunakan search engine google. Tinggal mempelajari bagaimana cara mengguanakan rumus rumus tersebut.

Ada beberapa solusi yang bisa diambil untuk mempersiapkan diri menghadapi pertanyaan anak tentang PRnya. Solusi ini berlaku pada orang tua yang tidak memasukannya ke lembaga lembaga pendidikan diluar sekolah seperti less-less-an.

1. Bisa menggunakan fasilitas search engine google

Seperti yang saya jelaskan sebelumnya, anda bisa mencari jawaban pertanyaan pertanyaan dari pelajaran non-eksak dengan mudah menggunakan google ini. untuk yang bersifat eksak harus mencari rumus yang harus digunakan serta bagaimana cara penggunaannya. Sekarang sudah banyak orang yang memasukan postingan tentang pelajaran pelajaran sekolah. Tinggal memasukan kata kunci yang tepat kemudian tekan enter.

2. Mencari saudara yang kira kira bisa

Apa yang dilakukan oleh kakak saya sudah bagus. Dia mempunyai inisiatif untuk menelpon saya dan menanyakan apa yang dia tidak bisa jelaskan kepada anaknya. Jika tidak ada saudara bisa meminta bantuan kepada tetangga. Kerjakan PR diteras atau luar rumah agar ketika ada tetangga yang pendidikannya lebih tinggi dari anak kita bisa menanyakan PR yang tidak kita mengerti.

3. Membaca materi pelajaran anak

Jika para Ibu mempunyai waktu lebih, sambil mengisi waktu coba baca baca buku pelajaran anak. Ini dimaksudkan untuk mengingat ingat kembali apa yang pernah dulu di pelajari dengan catatan si Ibu dahulunya pernah melewati jenjang pendidikan seperti yang anak tempuh sekarang. Baca ah buku pelajaran sampai anak masuk tingkat kelas 9 SMP karena Saya berasumsi bahwa anak akan bertanya tentang Pekerjaan rumahnya paling banyak adalah anak di tingkat TK, SD dan SMP. untuk tingkat SMA sia naka biasanya mulai tumbuh sifat ego nya dan merasa gengsi untuk menanyakan PR nya kepada orang tuanya.

4. Jadi Ibu yang greget

Maksud dari jadi Ibu yang greget adalah memaksa anak untuk mengerjakan Pekerjaan Rumahnya sendiri tanpa bantuan jika dia mengalami kesulitan. Apapun yang terjadi si Ibu harus menerima resiko yang akan terjadi pada anaknya. Bisa saja anak menjadi termotivasi untuk belajar lebih giat atau anak bisa saja putus asa dan membiarkan nilai pemahamannya terhadap pelajaran hancur. Jangan pernah menyalahkan anak ketika Ibu melakukan hal seperti ini. Karena anak yang besar dengan bimbingan akan lebih mudah sukses dan percaya diri dibandingkan anak yang tumbuh dengan tekanan dan keputus asaan.

Bagi Ibu-Ibu muda bersiaplah menghadapi hal ini karena lambat laun akan samapai kepada kondisi ini. Syukur syukur jika Anda memiliki anak yang cerdas dan mandiri sehingga semua Pekerjaan Rumahnya bisa di isi sendiri tanpa bantuan orang lain. Persiapkan lah anak anda untuk bisabersaing dengan anak anak lainnya karena persaingan dimasa depan akan menjadi semakin sulit, tetap semangat 🙂

Jadi Ibu Jaman Sekarang harus Pintar

 

Kasih masukanmu di sini