Jangan pernah menambahkan kata “Hanya” di depan Kata Ibu rumah tangga

Posted on
Jamkho produk alami

Jangan pernah menambahkan kata “Hanya” di depan Kata Ibu rumah tangga | Sebagian besar wanita saat ini lebih memilih bekerja dibandingkan dengan seratus persen menjadi Ibu Rumah Tangga. Alasannya bisa bermacam macam, Ada yang harus bekerja karena penghasilan suami pas-pasan atau bahkan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari hari. Ada juga yang hanya beralasan karena bosen kalau harus diam saja di rumah.

Menjadi Ibu rumah tangga adalah suatu kodrat yang mau tidak mau harus dilalui oleh wanita. Wanita di ciptakan untuk menjadi seorang pengasuh untuk anak anaknya. Rasa cintanya yang kuat dapat menumbuhkan kasih sayang kepada anaknya. Mereka merasa terlindungi ketika mereka tahu ibu ada disampingnya. Anak yang tumbuh dengan perhatian dan kasih sayang dari Ibunya akan lebih mudah untuk sukses dibandingkan dengan yang tidak. Rasa percaya diri akan lebih mudah timbul karena mereka tahu ada seseorang yang melindunginya dari belakang.

sukses mengantarkan wisuda

Ibu rumah tangga harus bisa mengurus rumah dengan baik. Rumah adalah amanat dari suami ketika dia tidak ada dirumah. Semua harus terurus dengan baik. Disinilah wanita harus bekerja keras, harus menjaga kebersihan seluruh rumah. Mulai dari mengepel lantai, menyapu halaman, cuci piring, cuci pakaian dan banyak lagi. Semua harus dikerjakan secara rutin, kadang pekerjaan pekerjaan ini menjadi sangat membosankan.

Memasak adalah suatu kegiatan rutin yang harus dilakukan setiap hari. Pagi pagi buta seorang ibu rumah tangga harus menyiapkan sarapan untuk suami dan anak anaknya. Siang harinya ia harus menyiapkan makan siang untuk anaknya dan pada malam hari harus menyiapkan makanan untuk seluruh keluarga. Istri yang bisa masak memiliki nilai lebih dimata suami. apalagi dijaman sekarang banyak sekali wanita remaja yang tidak bisa masa, jadi menemukan satu yang bisa masak adalah suatu keberuntungan tersendiri.

ibu harus bisa memasak

Selain menjaga rumah dan memasak, seorang Ibu rumah tangga harus bisa menjadi pengatur keuangan dengan baik. Uang atau biaya hidup yang diamanatkan oleh suami harus diatur dengan dengan baik agar bisa mencukupi kehidupan sehari hari. Hal ini bukan suatu urusan yang mudah kadang kadang ada kenaikan harga, ada juga kebutuhan tidak terduga dan masalah lain yang menimpa keuangan keluarga.

 

Sekolah tidak selamanya memberikan pelajaran yang dibutuhkan oleh anak anak, Terutama masalah moral, tingkah laku dan agama. Ibu harus senantiasa membantu untuk mendidik anak anaknya dalam hal ini. Ibu rumah tangga dituntut untuk bisa mengajarkan tentang moral dan tingkah laku karena pandangan orang tentang seorang anak yang bandel adalah pendidikan dari orang tuanya yang kurang baik. Kalau masalah pendidikan Agama bisa meminta bantuan Ustad di  sekitar rumah atau masukan saja ke pesantren sekalian 🙂

Ibu rumah tangga

Menjadi Ibu rumah tangga tidak ubahnya dengan menjadi wanita karir. Ini semua hanya masalah goal yang harus di penuhi. Jika orang kantoran mempunyai goal menjadi manager, general manager atau yang lebih tinggi, Seorang rumah Ibu rumah tangga memiliki goal menjaga rumah tangga dengan baik dan melihat anak yang selama ini dididik dengan baik olehnya menjadi orang yang sukses, mempunyai nilai nilai agama yang kuat didalam dirinya dan berguna bagi bangsa.

Sedikit menyinggung dari sisi agama Islam, Perlu diketahui bahwa menuruti, melayani suami dan menjaga amanatnya dirumah Hukumnya adalah wajib. Sedangkan hukum mencari nafkah diluar dengan cara bekerja dikantor atau tempat lainnya adalah boleh. Seperti kita ketahui bahwa yang hukumnya wajib, kita akan mendapatkan pahala jika melakukannya dan mendapat siksaan ketika meninggalkanya. sedangkan hukumnya boleh tidak mendapatkan apa apa hanya boleh saja dilakukan selama suaminya memberikan ijin terhadap Istri. Pahitnya adalah wanita yang selama ini bekerja diluar kemungkinan tidak mendapat pahala melainkan tidak mendapatkan apa apa. Ditambah banyak hal hal yang dilarang oleh agama karena menebar kecantikan kepada orang lain selain suaminya dan berkumpul dengan lawan jenis disuatu tempat. Wallohu ‘alam

Jangan pernah meremahkan Ibu rumah tangga yang benar benar berdedikasi untuk membentuk keluarga yang baik. Mereka butuh kerja keras untuk melakukan hal itu.

BACA JUGA :

Kasih masukanmu di sini