Teori Motivasi dari Abraham Maslow

Posted on
Jamkho produk alami

Tukangteori.com – Motivasi adalah sesuatu yang sangat penting untuk dimiliki oleh setiap orang. Bentuk dari motivasi itu sendiri adalah dorongan untuk melakukan suatu hal. Tanpa motivasi yang jelas, kita kadang kadang malas untuk mengerjakan sesuatu. Meskipun hal tersebut penting (prokrastinasi).

Ternyata ada sebuah teori tentang motivasi berdasarkan kebutuhan. Teori tersebut dikemukakan oleh Abraham Maslow. Menurutnya dalam setiap diri manusia terdapat hierarki dari lima kebutuhan, yaitu fisiologis (rasa lapar, haus, seksual, dan kebutuhan fisik lainnya), rasa aman (rasa ingin dilindungi dari bahaya fisik dan emosional), sosial (rasa kasih sayang, kepemilikan, penerimaan, dan persahabatan), penghargaan (faktor penghargaan internal dan eksternal), dan aktualisasi diri (pertumbuhan, pencapaian potensi seseorang, dan pemenuhan diri sendiri).

Teori motivasi dan Abraham MaslowAbraham Maslow

Kelima kebutuhan diatas di pisahkan berdasarkan 2 tingkat yaitu ke kebutuhan tingkat atas dan tingkat bawah. Kebutuhan tingkat atas didasarkan kepada pemenuhan kebutuhan secara internal, yang termasuk tingkatan ini adalah social, penghargaan dan aktualisasi diri. Sedangkan fisiologi dan rasa aman berada di tingkat bawah karena dipenuhi secara eksternal.

Pemenuhan kebutuhan tingkat bawah harus diutamakan karena jika kebutuhan tingkat bawah saja tidak terpenuhi bagaimana bisa naik keatas. Makanan dan rasa aman adalah kebutuhan utama dari setiap manusia. Jika kebutuhan ini sudah terpenuhi dengan baik maka kita bisa melakukan hal lain. yakni kebutuhan tingkat atas. Manusia akan lebih memperhatikan masalah sosial, pengharagaan kepada dirinya dan orang lain serta aktulisasi dirinya ketika sudah tidak terlalu merasa takut dan kebutuhannya fisiologinya terpenuhi.

Bagi Negara yang kebutuhan tingkat bawahnya sulit untuk terpenuhi. akan sangat sulit untuk mendapatkan motivasi kebutuhan tingkat atas. untuk makan dan mendapatkan rasa aman saja sulit. bagaimana bisa memikirkan penghargaan dan aktualisasi. Motivasi harus terus berkembang, dari mulai motivasi tingkatan bawah terus berkembang sampai tingkatan atas. Jangan sampai motivasi itu hilang karena hilang sesaat saja bisa menurunkan perkembangan kebutuhann.

(Maslow. (Inggris)A. Motivation and Personality. New York: Harper & Row, 1954, hal. 57-67.)

Kasih masukanmu di sini