Ucapanmu adalah Doamu – Kisah Sang ketua kelas

Posted on

Kisah Sang ketua kelas. Kali ini saya mau menceritakan kisah nyata yang pernah saya lihat dengan mata kepala sendiri. Ini kisah tentang teman saya dulu ketika masih sekolah di SMA. Mungkin teman teman yang lainnya tidak menyadari kisah ini. Tetapi saya memperhatikannya dengan baik dan sampai sekarang masih ingat dengan kisah ajaib ini.

Awal cerita pada saat awal masuk kelas 11 kita harus memilih calon ketua kelas. Seperti biasa tidak ada yang mau menjadi Ketua kelas. Semua main tunjuk tunjukan siapa yang kira kira pantas menjadi “korban”. akhirnya di pilihlah 3 orang untuk menjadi calon. Salah satu hal yang unik adalah ketika masing masing calon ditanya visi dan misinya sebagai ketua kelas. Bayangkan sudah dipaksa, ditanya visi misinya juga hahaha.

Kisah Sang ketua kelasSMA ku dulu

Saya tidak akan menyebutkan nama asli dia, kita sebut saja dia mawar si A. Karena setelah membaca seluruh cerita pasti Anda akan memberikan nilai A untuknya :). Setiap calon telah menceritakan visi misinya, tiba lah giliran si A. Ada salah satu misi menarik yang diucapkan olehnya yaitu ” Saya ingin semua wanita dikelas ini berjilbab”. Kebetulan memang satu kelas kami, wanitanya semua beragama Islam. Saya sendiri tidak menyangka dia akan berkata seperti itu.

Meskipun menyebalkan sebagai teman, dia adalah ketua kelas yang baik. Menjalankan semua tugasnya dengan baik. Informasi yang perlu disampaikan, dia sampaikan dengan cepat. Ketika menginjak kelas 12 pun dia masih menjabat sebagai ketua kelas karena semua setuju memilihnya kembali. Kalau kata teman yang lain sih “repot repot milih korban lain” hahaha.

Kelas 12 apa yang diucapkannya dulu mulai terlihat. Satu persatu wanita yang sebelumnya tidak memakai jilbab mulai mengenakan penutup aurat tersebut. Sampai disemester akhir Alhamdulillah semua wanita dikelas itu memakai jilbab. Saya tidak tahu apakah memang dia menyarankan hal tersebut kepada yang belum berjilbab atau semua hanya kebetulan saja. Apa yang diucapkannya dulu pada saat itu menjadi kenyataan. Saya sedikit terheran heran, Padahal kalau para pembaca bertemu dengan orangnya bakalan kesel dengan tingkahnya. Bercandanya sering kelewatan juga, tetapi asik juga kalau dibawa serius.

Ada kisah yang menarik setelah itu. Di kelas kami dulu sering dilakukan infaq mingguan yang bertujuan untuk membeli hewan Qurban. Setelah sampai pada tanggal Idul Adha semua uangnya terkumpul. Jumlah uang yang terkumpul cukup untuk membeli satu ekor kambing. Saat kelas sebelas kita menghibahkan kambing tersebut untuk di Qurbankan atas nama wali kelas. Kebetulan di kelas dua belas wali kelasnya membeli kambing Qurban sendiri. Atas kesepakatan anak anak kelas akhirnya kami menghibahkannya kepada ketua kelas. Saya paling setuju dengan ini, sebagai hadiah pengabdiannya selama dua tahun berturut-turut. Dia memang pantas untuk mendapatkannya.

Kisah Sang ketua kelas

belajar pemotongan hewan QurbanIlustrasi penyembelihan hewan Qurban di SMA kami (diambil dari angkatan baru)

Selain itu pada saat akan mengikuti SNMPTN di berikan biaya gratis untuk mengikutinya oleh Sekolah (beasiswa). dan Alhamdulillah dia diterima di salah satu perguruan tinggi ternama di Bandung yang lambangnya gajah itu lho. Disana pun dia banyak menerima bea siswa. Saya sendiri pada saat itu hanya bisa menjadi pengangguran tidak jelas hehehe.

Kebaikan atas ucapannya dulu ketika kelas sebelas, keberkahannya terus berlanjut sampai dia kuliah. Mungkin saat itu dia hanya bercanda atau biar tidak dipilih oleh para wanita yang ada dikelas. Tetapi Allah SWT berkata lain. Mungkin ini bentuk pembelajaran kepada kita agar senantiasa mengucapkan sesuatu yang baik dengan tujuan yang baik pula. dia yang hanya bercanda saja bisa menghasilkan sesuatu yang luar biasa. apalagi Anda yang serius untuk membangun kebaikan 🙂

Si A ini sekarang sudah lulus S2. Kabar terakhir menyebutkan bahwa dia sedang Sekolah S3 di luar Negeri. Saya lihat di nomor telepon, kode Nomor telepon Negaranya +44. Semoga kesuksesannya semakin berlanjut dan tetap menyebalkan seperti dulu. hahaha

Ini hanya sepenggal kisah dari manusia yang bisa menjadi inspirasi untuk manusia lainnya. Kisah nyata yang saya lihat sendiri, ingin sekali mengalami hal seperti itu. Tetapi saya lebih bersyukur mengalami kehidupan yang saya jalani selama ini. Semoga kisah ini dapat menginspirasi para pembaca. Silahkan share, like, twit dan G+ untuk membagikan kisah ini.

Jika Anda adalah Si A, komen aja di bawah Bro 😀

Ucapanmu adalah Doamu – Kisah Sang ketua kelas

BACA JUGA :

Kasih masukanmu di sini