Mengambil Pelajaran dari Sebuah Kisah Perampokan di Bank

Posted on
Jamkho produk alami

Mengambil Pelajaran dari Sebuah Kisah Perampokan di Bank. Apa pun kejadiannya, bisa menjadi sebuah pelajaran yang berharga untuk kita. Salah satunya adalah kejadian sebuah perampokan di Bank, meskipun kejadian ini adalah sesuatu yang negatif dan menimbulkan kerugian. Apa salahnya jika kita mempelajarinya ?

Berikut ini adalah cerita Fiksi kejadian perampokan pada sebuah Bank di negri Antah barantah. Jangan terlalu serius ya bacanya 😀

Mengambil Pelajaran dari Sebuah Kisah Perampokan di Bank

Suatu hari terjadi perampokan di Bank. Perampok berteriak kpd semua orang di Bank, “JANGAN BERGERAK”! Uang ini semua milik Negara. Hidup Anda adalah milik Anda.” Semua orang di Bank kemudian tiarap. Hal ini disebut “MIND CHANGING CONCEPT” changing concept – Merubah cara berfikir”. Semua orang berhasil merubah cara berfikir dari cara yang biasa menjadi cara kreatif.

Salah satu nasabah yang sexy mencoba merayu perampok. Tetapi malah membuat perampok marah dan berteriak, “Yang sopan mbak! Ini perampokan bukan perkosaan!” Hal ini disebut “Being professional – Bertindak professional”. Fokus hanya pada pekerjaan sesuai prosedur yang diberikan.

Setelah selesai merampok bank dan kembali ke rumah, perampok muda yang lulusan MBA dari universitas terkenal berkata kepada perampok tua yang hanya lulusan SD, “Bang, sekarang kita hitung hasil rampokan kita.” Perampok tua menjawab, “Dasar bodoh. Uang yang kita rampok banyak, repot menghitungnya. Kita tunggu saja berita TV, pasti ada berita mengenai jumlah uang yang kita rampok.” Hal ini disebut “Experience – Pengalaman”. Pengalaman lebih penting daripada selembar kertas dari universitas.

Sementara di bank yang dirampok, si manajer bank berkata kepada kepala cabangnya untuk segera lapor ke polisi. Tapi kepala cabang berkata, “Tunggu dulu, kita ambil dulu 80 miliar untuk kita bagi dua. Nanti totalnya kita laporkan sebagai uang yang dirampok.” Hal ini disebut “Swim with the tide – Ikuti arus”. Mengubah situasi yang sulit menjadi keuntungan pribadi.

Kemudian kepala cabangnya berkata, “Alangkah indahnya jika terjadi perampokan tiap bulan.”
Hal ini disebut “Killing boredom – Menghilangkan kebosanan”. Kebahagian pribadi jauh lebih penting dari pekerjaan anda.

Keesokan harinya, berita di TV melaporkan uang 100 Miliar dirampok dari bank. Perampok menghitung uang rampokan dan perampok sangat murka, “Kita susah payah merampok cuma dapat 20 Miliar, orang bank tanpa usaha dapat 80 Miliar. Lebih enak jadi perampok yang berpendidikan rupanya.” Hal ini disebut “Knowledge is worth as much as gold – Pengetahuan lebih berharga dari pada emas”.

Dan di tempat lain manager dan kepala cabang bank tersenyum bahagia karena mendapat keuntungan dari perampokan yang dilakukan orang lain. Hal ini disebut “Seizing the opportunity – Berani mengambil kesempatan”.

Pelajaran yang bisa diambil dari kisah diatas memang sedikit aneh dengan istilah istilah bahasa inggris. seperti yang saya bilang sebeumnya jangan terlalu serius anggap hiburan semata saja 😀 . Semoga para pembaca Mengambil Pelajaran dari Sebuah Kisah Perampokan di Bank ini.

BACA JUGA :

Kasih masukanmu di sini