PIKIRKAN KEMBALI 5 HAL INI SEBELUM KAMU BALIKAN DENGAN MANTANMU

Posted on

 

Emang yang namanya ngelupain mantan itu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Bahkan, buat sebagian orang masalahnya lebih berat dibanding perang dunia ke-2. Dengerin lagu tertentu, langsung inget mantan. Pergi ke mall, inget makan. Makan di restoran, inget mantan. Mau tidur, inget mantan. Bahkan mau ee’ pun inget mantan. Kalau kaya gitu kapan move on-nya?

Yah, wajar sih Bro/sis, secara dia yang sebelumnya selalu nemenin hari-hari ente. Gak jarang, ide untuk balikan selalu terngiang-ngiang dalam pikiran Agan. chit chat di sosmed lah, chat langsung do’i lah , maen ke rumahnya dan banyak lagi. Tapi apa iya, balikan jadi solusi yang tepat buat ente ? Berikut adalah sebuah uraian singkat dari Reva Rasyiqah, salah satu host terkenal di Indonesia tentang apa saja yang perlu dipikirkna sebelum balikan sama mantan.


1. Ingat Ulang Kenapa Agan Bisa Sampai Putus

Balikan Sama Mantan, Yes or No?

Gak mungkin Kalian putus karena pengen coba-coba atau main-main, pasti ada alasan utama kenapa Kalian bisa sampai putus. Mungkin salah satu dari kalian ada yang selingkuh, atau dua-duanya sudah bosan dan ilang feeling, atau mungkin hubungan Kalian tidak direstui orang tua. Kalau ternyata putus karena hal-hal yang memang bersifat prinsip dan tidak ada jalan keluar, ngapain balikan kalau ujung-ujungnya putus lagi? ini harus benar benar dipikirkan, jangan samapi waktu ente yang berharga hilang gara gara mengursi sesuatu yang tidak pasti.


2. Emosi Sesaat atau Benar-benar Merasa Kehilangan?

Balikan Sama Mantan, Yes or No?

Instropeksi dulu, apakah ente mau balik cuman gara-gara emosi sesaat karena merasa kesepian? Biasanya ke mana-mana pasti ada yang temenin, sekarang segalnya harus sendiri. Ada pepatah bijak yang bilang jangan mengambil keputusan di saat emosi karena pilihan yang dibuat biasanya untuk memenuhi ego dan seringnya tidak rasional. Kalau ente dan mantan ente benar-benar merasa kehilangan dan sadar kalau kalian saling membutuhkan, yah gak masalah untuk mencoba balikan. Katanya, arti keberadaan seseorang baru akan terasa setelah orang itu tidak ada atau jauh dari kita.


3. Apakah bisa berubah dari sebelumnya ?

Biasanya kalau mau balikan, si cowok maupun si cewek bakal berjanji untuk merubah kebiasan-kebiasan jelek yang mungkin jadi sumber pertengkaran. Di titik ini, mungkin Agan merasa perlu memberikan kesempatan kedua karena gak ada salahnya memaafkan dan membuka lembaran baru.

Cuman ingat, ada beberapa hal yang memang akan sulit untuk dihilangkan dari seseorang karena dia tumbuh dengan kebiasaan itu, dididik oleh lingkungannya untuk menjadi seperti itu. Jadi, kalau ada prinsip yang memang tidak sesuai dengan Agan, bukan gak mungkin masalah yang sama akan muncul lagi setelah Agan balikan nanti.


4. Males Cari yang Baru

Saking nyamannya sama mantan, wajar kalau Kalain jadi males untuk memulai hubungan yang baru. Sama orang baru memang harus mulai semuanya dari nol dan makan waktu, pikiran, dan tenaga. Cuman, apakah Agan yakin mau gitu-gitu aja? Siapa tau, ketemu orang baru justru bisa membentuk pribadi Kalian yang lebih baik dan maju dibanding sama mantan dulu. Percaya deh ketemu orang baru itu mengasyikan apa lagi kalau bisa jadian. Tidak perlu mengharapkan rasa yang dulu, rasa yang nanti akan kita rasakan akan jauh menyenangkan.


5. Gak Rela Ngeliat Mantan Sama Orang Lain

Walaupun udah putus, tapi pasti masih ada rasa gak rela ngeliat mantan dipeluk-peluk atau bermesraan sama orang lain. Secara gak sadar, Ente merasa si mantan cuman boleh buat ente seorang. Tapi coba dipikir lagi, kalau mantan aja udah punya gebetan baru, masa Ente masih terus meratapi nasib dan berharap bisa balikan? Come on guys, Ente punya kehidupan sendiri yang harus berkembang. yang lalu biarlah berlalu. Manta mu punya bapaknya, belum ijab qobul. biarlah dia memiliki kehidupannya sendiri jangan biarkan egomu merusak kembali kehidupan masing masing dari kalian.

Semoga artikel tentang move on ini bisa bermanfaat buat bro/sis. Bukan mengajarkan untuk egois tetapi diri sendiri lebih penting daripada orang lain yang tidak mempunyai ikatan resmi dengan kita.

Kasih masukanmu di sini