Baru Berencana Menikah tetapi Sudah ditunjukan Sesuatu

Sudah beberapa hari ini tidak menulis artikel baru karena begitu banyaknya kesibukan dan rasa malas yang melanda. Hari ini saya hanya mau share saja pengalaman pribadi. Setelah urusan dengan orang tua selesai, akhirnya mereka mengijinkan saya untuk mengumpulkan modal untuk menikah, meskipun jodohnya belum bertemu ya ngumpulin aja dulu modalnya (bukan promosi 😀 ). saya merasa inilah saatnya untuk mencari jodoh dan menyiapkan mental untuk mulai membina rumah tangga dan yang terpenting adalah siap membagi kehidupan orang yang dinikahi nantinya.

berencana menikah dan mempunyai keluarga

Beberapa hari kemarin ketika saya di rumah, akhirnya ayah mengijinkan saya untuk mengumpulkan modal untuk menikah. Sebelumnya beliau tidak suka ketika saya membicarakan untuk segera menikah padahal umur sudah menginjak 25 waktu itu. Begitu juga dengan Ibu, ketika ada tetangga yang menanyakan “kapan nikah ? ” kepada saya, Ibu langsung mengcover bahwa saya masih kuliah atau masih ada keperluan yang harus diselesaikan. Kebetulan juga baru beberapa bulan kemarin menyelesaikan extensi S1 🙂

Sehari setelah kembali ke Jakarta, Saya bertemu dengan teman sekantor yang sudah menikah dan kini memiliki 2 orang anak. Dikantor ini saya lebih dulu masuk daripada dia. Awal awal dia bekerja saya sering mendengar bahwa Istrinya sering sakit sakitan dan beberapa kali dia meminjam uang kepada teman yang lainnya. Saya hanya bisa ikut prihatin saja dan tidak bisa membantu apa apa. Dia bekerja sangat giat, saking giatnya kadang tidak sadar sering mengambil pekerjaan yang harus dikerjakan orang lain atau mengambil semua pekerjaaan yang diberikan pada team. Ini menjadikan pandangan negatif  terhadapnya karena seperti terlihat kejar setoran dan ingin dipandang lebih oleh atasan.

Anda Harus Tahu   Tulisan Ustad Yusuf Mansur yang Menampar Ribuan Orang Tentang "Kiamat Sudah Dekat"

Kebetulan hari itu jadwal kami sama sama shift malam. Kami mengobrol di pantry sambil beristirahat sejenak. Obrolan dibuka dengan pertanyaan klasik nan menyakitkan darinya “Kapan nikah ?”. Kali ini saya sudah berani menjawab dengan ” Rencananya sih tahun depan, doakan saja” tetapi tetap ada ujungnya “tetapi jodohnya belum ketemu” 🙁 . Setelah itu dia banyak bercerita tentang keluarga yang dibinanya, mungkin dia adalah salah seorang lelaki yang tidak beruntung diantara jutaan lainnya di dunia ini. Istrinya yang saya dengar sakit sakitan selama ini ternyata bukan sakit biasa. Ada orang jahat menggunakan ilmu hitam untuk merusak keluarga kecilnya ini.

Sering sekali kejadian kejadian aneh terjadi dirumahnya, katanya sering sekali api muncul dan membakar barang barang yang ada dirumahnya  secara tiba tiba. Penyakit yang selama ini menghinggapi istrinya kiriman dari orang jahat yang ingin menghancurkan keluarganya. Dia mengatakan sudah sering bolak balik rumah sakit dan struk nya juga sudah menumpuk. Setelah sekian lama akhirnya minggu kemarin dia memanggil seorang ustad. Dengan bantuan Ustad ini istrinya diruqyah, benar saja ketika proses ruqyah ini dilakukan sikap istrinya berubah menjadi seperti orang lain dan mulai mengamuk. Tetapi alhambdulillah akhirnya jin jahat yang ada didalamnya bisa dikeluarkan juga. Berita buruknya adalah menurut ustad tersebut masih banyak jin yang hinggap ditubuhnya. Ingin dikeluarkan semuaya tetapi istrinya sudah tidak kuat karena pada proses ruqyah sebelumnya dia muntah darah dan banyak gerak.

Anda Harus Tahu   Mengambil Pelajaran dari Sebuah Kisah Perampokan di Bank

Yang uniknya adalah teamn saya ini tidak pernah putus asa dengan keadaan ini. Sebuah kalimat yang menginspirasi keluar darinya yaitu ” Nikah itu harus dilaksanakan dan disegerakan. masalah yang ada didalam membangun rumah tangga harus dihadapi, bukan berpikir takut dengan ini dan itu dalam pernikahan. Sehingga kamu telat untuk menikah”.

Permasalahan yang dihadapi oleh teman yang satu ini memang luar biasa. Saya sempat berpikir jika ada di posisinya sekarang apakah saya kuat. Dengan adanya hal seperti ini, saya menjadi merasa perlu benar benar mempersiapkan mental untuk membina rumah tangga. Tidak hanya karena perasaaan cinta saja atau hanya tuntutan orang tua, Tetapi semua harus disiapkan dengan baik. Kita hanya berusahaa biarkan Allah yang memutuskan.

Sehari kemudian saya menemukan seseorang yang meng-add account facebook yang saya miliki. Tidak lama kemudian dia mulai chat dengan mengucapkan salam kenal. Setelah itu dia mulai bertanya apakah dia boleh belajar tentang Mind power seduction. Saya jawab boleh boleh saja, tetapi sebelum itu saya bertanya kenapa ingin belajr tentang MPS ini. Awalnya dia menjawab hanya iseng saja, agak lama kemudian dia mulai jujur dengan keadaannya pada saat ini. Dia adalah seorang duda yang ditinggalkan istrinya. Istrinya selingkuh dan meninggalkannya. Lebih memilih orang lain dari pada dia.

Anda Harus Tahu   Setiap Lawakan Memiliki Penikmatnya Sendiri

Saya sempat bertanya apakah kamu mempelajari ini untuk mencari istri lagi. Ternyata setelah kegagalannya membina rumah tangga sebelumnya, dia belum siap untuk mencari istri lagi. Dia juga jujur dengan masalah agama, mungkin sekarang dia berada dimasa masa buruk. Dia sering sekali bertanya tanya tentang penggunaan MPS yang baik. salah satunya dia menanyakan apakah MPS bisa dilakukan kepada istri orang lain. Sebisa mungkin saya mengarahkan agar dia tidak seperti orang yang membuat dia tidak bahagia.

Kedua kejadian diatas menjadi pukulan telak bagi saya. Sepertinya saya terlalu memudahkan urusan nikah ini. Masih ada setahun lagi dari rencana awal untuk berbenah diri, menjadikan diri lebih baik lagi dan membangun mental untuk siap menghadapi masalah masalah yang kemungkinan akan muncul dalam keluarga. Memang kita sendiri menginginkan keluarga aman aman saja tidak ada masalah. Tetapi ingat ketika seseorang tidak memiliki masalah dalam hidup kemungkinan dia sudah mati.

semoga tulisan yang singkat ini menjadi inspirasi untuk kita semua, khususnya saya sendiri. Terima kasih sudah membaca 🙂

Baru Berencana Menikah tetapi Sudah ditunjukan Sesuatu

Kasih masukanmu di sini


Selamat Datang di Tukangteori.com

Tukang Teori logo besar 

Bantu kami membagikan Informasi dengan cara share dan like :)