20 Penyebab Orang Pindah Kerja

Posted on

20 Penyebab Orang Pindah Kerja . Dunia Kerja adalah Sebuah dunia dimana orang mencari sesuatu yang berharga bagi dirinya. Uang, skill, sosial, cita cita dan karir bisa didapat di dunia kerja. Bahkan banyak orang yang menemukan jodohnya di dunia kerja, ya di tempat kerja maksudnya 😀 . Jika Anda sekarang mempunyai pekerjaan berarti Anda lebih unggul dari sebagian banyak orang, Karena bisa saja mereka belum mempunyai pekerjaan seperti Anda.

Dunia kerja memiliki masalah tersendiri dan Masalah orang yang bekerja pun beragam jenisnya, mulai dari ketidakpuasan kompensasi yang diterima, tekanan berat dalam pekerjaan, rekan kerja tidak kooperatif sampai memiliki boss yang galak.  Jika Kita sudah tidak kuat untuk menghadapi berbagai macam masalah yang ada di tempat kerja, mungkin yang terbersit dalam pikiran adalah mau pindah kerja, resign, alih profesi, alih karier atau ganti pekerjaan.

penyebab orang pindah kerja

Dalam buku Making Career Transition, Jane Ballback dan Jan Slater mengatakan, bahwa ada banyak alasan dan argumen yang berbeda dari seseorang untuk melakukan alih profesi, alih karier, berganti pekerjaan atau berganti perusahaan.  Tetapi yang menariknya adalah, semuanya mempunyai persamaan, yaitu adanya ketidakpuasan dalam menjalankan dan meniti karier yang selama ini dijalankannya.

Bekerja dalam keadaaan hati yang tidak puas tidak akan pernah memberikan manfaat lebih selain penghasil. Kita sebagai manusia membutuhka pikiran yang sehat dan jernih. Sebagian besar penyakit yang ada di dunia ini berawal dari pikiran yang tidak sehat, Tidak sedikit orang yang meniggal gara gara stress, bahkan ada yang sampai bunuh diri karena alasan masalah di kantor.

20 PENYEBAB ORANG PINDAH KERJA

Maksud tulisan ini bukan untuk menggiring opini, memprovokasi dan membenarkan alasan, supaya Rekan-rekan karyawan merasa terlegitimasi untuk pindah kerja.  Di bawah ini ada beberapa alasan yang menjadi penyebab seseorang akan pindah kerja, pindah perusahaan atau ganti pekerjaan.  Beberapa alasannya antara lain, adalah :

  1. Gaji, tunjangan, fasilitas dan kompensasi yang kurang sesuai / kurang mencukupi
  2. Pekerjaan tidak sesuai dengan kemampuan dan keterampilan yang dimiliki
  3. Boss atau atasan yang kurang responsif menerima usulan anak buah, bahkan cenderung diktator
  4. Lingkungan dan suasana kerja yang kurang menyehatakan, Sehat batin maupun fisik
  5. Profesi dan jabatan kurang bergengsi, kurang prestise dan tidak menaikkan status sosial
  6. Pekerjaan terlalu menyita waktu, sehingga tidak ada waktu lebih banyak lagi untuk keluarga atau untuk kesenangan pribadi yang lain
  7. Perusahaan ini adalah perusahaan keluarga, sehingga aturan dan prosedur perusahaan kurang dijalankan sebagaimana semestinya oleh pemilik perusahaan atau keturunannya
  8. Penempatan kerja yang kurang tepat, orang lapangan di tempatkan di kantor, sebaliknya orang kantoran ditempatkan di lapangan
  9. Kurangnya kesempatan untuk mengembangkan jenjang karier yang lebih tinggi ( karier sudah mentog )
  10. Tidak ada prospek jangka panjang dari pekerjaan ( habis proyek, habis kontrak dan habis pekerjaan )
  11. Adanya tuntutan situasi dan kondisi yang mengharuskan pindah kerja ke tempat lain yang lebih sesuai ( kesehatan, cuaca, beban kerja, dll. )
  12. Adanya Persaingan yang tidak sehat sesama karyawan
  13. Minimnya pelatihan dan kesempatan belajar dari pekerjaan yang dijalankannya. Sehingga tidak bisa meningkatkan kemampuan pegawai
  14. Kurangnya motivasi dan passion dalam bekerja
  15. Hampir semua pebagai tidak mematuhi aturan yang ada dan dibiarkan oleh perusahaan (orang jujur taat aturan 🙂
  16. Target pekerjaan yang tidak tercapai, sehingga tekanan atasan meningkat.  Atau bisa juga sudah ada persetujuan kedua belah pihak, jika target pekerjaan ( penjualan ) tidak tercapai, maka karyawan diminta mengundurkan diri
  17. Adanya perusahaan lain yang bisa memberikan kesempatan, gaji, fasilitas dan tunjangan yang lebih, lebih dan lebih baik lagi. Ini merupakan daya tarik tersendiri !
  18. Kurangnya tantangan dalam pekerjaan, sehingga mudah jenuh, bosan, betedan boring
  19. Pegawai yang mempunyai sifat kutu loncat, sering berpindah pindah tempat kerja
  20. Tidak bisa melanjutkan pekerjaan karena sakit atau meninggal

Jika bukan karena alasan yang benar benar penting, sebaiknya Anda berpikir dengan tenang apakah harus resign atau tidak. Karena bisa saja setelah resign dari perusahaan yang Anda tempati sekarang tidak menghasilkan apa yang Anda mau. Bisa saja jika pindah ke perusahaan lain malah keadaanya semakin parah.

Sekali lagi ini bukan untuk memprovokasi dan melegitimasi Rekan-rekan karyawan.  Namun, jika memang ingin resign, mohon pikirkanlah kembali dan setiap masalah penyebabnya dapat dibicarakan kembali dan dikaji ulang.  Tetapi kalau memang sudah tidak ada jalan keluarnya lagi dan mengundurkan diri adalah jalan terbaik, resign lah baik-baik.  Kata pepatah, ” masuk kelihatan muka, keluar kelihatan punggung.”

Untuk rekan rekan yang berkerja di HRD, mungkin tulisan ini bisa menjadi inspirasi agar lebih memperhatikan kondisi para tenaga kerjanya. Mereka juga manusia punya kebutuhan, punya keinginan sendiri dan punya keluarga. Sebisa mungkin anda bisa mengurangi efek penyebab orang pindah Kerja diatas.

 

Kasih masukanmu di sini