Rasis dalam memilih Jodoh

Rasis dalam memilih Jodoh | Pernahkah anda bertemu dengan seseorang yang menolak untuk memiliki pasangan dari suatu daerah tertentu ?  atau pernahkah teman Anda bercerita bahwa dia tidak ingin menikah dengan orang dari daerah atau suku tertentu ? Di zaman yang sudah serba canggih ini ternyata masih banyak orang yang “Rasis” dalam memilih jodoh. Tidak dipungkiri bahwa ini adalah salah satu penyebab seseorang terlambat mendapatkan jodohnya.

Rasis dalam memilih Jodoh

“Rasis” bisa timbul memang dari perintah orang tua atau diri orang itu sendiri yang terpengaruh oleh asumsi asumsi yang beredar dilingkungannya. Kita sering menemukan orang seperti ini biasanya berlatar belakang kedaerahan, tidak begitu terbuka seperti halnya orang-orang diperkotaan. Bisa juga orang diperkotaan tetapi ruang lingkuppergaulannya sangat dibatasi oleh kedua orang tuanya.

Dilingkungan saya sendiri masih banyak yang berpikiran seperti ini. Ada yang alasannya karena budaya, ada mitos yang menyebabkan tidak boleh atau keadaan psikologi dari suatu daerah tidak memungkinkan. Contohnya saya punya seorang teman wanita yang berasal dari jawa timur yang tidak mau menikah dengan orang sunda atau orang sumatra. Alasan yang diberikan tidak begitu jelas kenapa dia tidak mau dengan orang Sunda atau Sumatra. Dia hanya menyebutkan bahwa itu adalah suruhan dari orang tuanya. Ada juga teman wanita yang lain (dari semarang) menyebutkan orang sunda rata -rata pemalas. Sebagai orang yang dilahirkan di daerah Sunda, saya tidak begitu nyaman mendengarnya.

Anda Harus Tahu   Alasan kenapa kita harus menghindari debat di facebook

Jika seseorang beralasan berdasarkan kondisi psikologi, mungkin saja masih bisa diterima. Karena lingkungan suatu daerah pasti sangat berpengaruh besar terhadap sikap seseorang. Misalkan orang batak terkenal dengan wataknya yang tegas dan keras, orang betawa dengan cuek dan blak blakannya dan dan lain lain. Wajar jika seseorang berpikir bahwa dirinya tidak cocok dengan beberapa karakter orang dan menolak untuk memiliki pasangan dari daerah tertentu.

Padahal seperti yang kita ketahui bahwa Allah menciptakan manusia sama. Di hadapan Dia tidak ada yang lebih tinggi satu sama lainnya, semua sederajat. Jika Allah ingin menjodohkan kita dengan orang manapun kita bisa apa ? menolak terus sampai umur sudah tua atau bahkan jadinya tidak dapat jodoh ? 🙂

Perlu diketahui bahwa Allah tidak membedakan kadar cinta yang manusia punya. Ketika seseorang jatuh cinta, kadar cinta yang terasa sama dengan orang lain yang jatuh cinta pula. Ketika orang jawa mencintai seorang wanita, Kadar cintanya sama dengan orang Sunda mencintai seseorang. Carilah orang yang mencintaimu dengan tulus bukan karena asal daerah. Tidak perduli darimana asal dia, selama dia benar benar ingin menjalani kehidupan bersamamu, menyayangimu dan siap bekerja keras untuk membangun keluarga yang baik kenapa tidak diterima dengan senang hati.

Anda Harus Tahu   Istri Berkarir atau Istri Rumahan dari sudut pandang yang lain

Semoga artikel ini bermanfaat untuk para pembaca. Jika Anda adalah salah satu orang yang Rasis dalam memilih Jodoh, coba untuk memperbaiki pikiran Anda bahwa semua orang punya cinta yang sama. Kebahagiaan bisa datang darimana saja termasuk dari seseorang yang berasal dari daerah yang Anda tidak sukai untuk berjodoh 🙂

Rasis dalam memilih Jodoh

Kasih masukanmu di sini


Selamat Datang di Tukangteori.com

Tukang Teori logo besar 

Bantu kami membagikan Informasi dengan cara share dan like :)