Teori Mengapa ketika Shalat lebih mudah mengingat dan berpikir

Posted on

Pernahkah para pembaca yang beragama Islam ingat sesuatu yang sebelumnya susah diingat ketika shalat ? atau mudah sekali memunculkan ide ide lain dalam kehidupan ketika sedang shalat ? Padahal justru ketika shalat, kita harus khusu’ dan memperhatikan bacaan dan artinya. Selain godaan setan, ada faktor lain yang memicu pikiran kita bisa berpikir hal lain dengan mudah ketika shalat. Ini merupakan kemampuan manusia yang mendasar dan jarang sekali orang tahu. Jika kita bisa memanfaatkannya dengan baik maka kita bisa membuat hidup menjadi lebih baik.

Otak manusia akan mengeluarkan kemampuannya sesuai dengan frekuensi gelombang yang dialaminya. Pada state alpha otak seseorang akan memasuki frekuensi otak antara 8 hz -12 hz. Ketika dalam state alpha ini biasanya otak manusia berada pada state yang tenang, penuh inspirasi,visualisasi dan damai. Sedangkan untuk keadaan sedang berkegiatan sehari hari otak kita berada pada state Beta 12 hz – 19hz. biasanya dalam state tersebut kita berkonsentrasi dan waspada.

Seseorang akan dengan mudah berpikir ketika memasuki state alpha dibandingkan dengan state Beta. Pada state Alpha ini manusia akan mudah mendapatkan ide dengan visualisasi yang jelas. Ide ide yang sulit keluar selama berkegiatan sehari hari akan tiba tiba muncul jika seseorang berada pada state ini. Kapan seseorang berada pada state ini ? Saat sebelum tidur kita mengurangi beban pikiran dan melemaskan otot otot yang tegang setelah bekerja seharian serta mengurangi gerak tubuh karena berbaring di atas kasur. Hal itu membuat otak kita tenang dan tanpa disadari frekuensi gelombang otak turun dan masuk kepada state alpha.

Selain saat sebelum tidur, seseorang bisa memasuki state alpha ini dengan cara meditasi. Dengan melakukan meditasi secara tidak langsung menurunkan frekuensi gelombang otak dan akhirnya memasuki state alpha bahkan bisa ke state yang lebih rendah. Banyak orang yang mencari kedamaian pikiran dengan cara bermeditasi. Menenangkan pikiran dari rutinitas sehari hari yang memusingkan. Ada juga yang melakukan meditasi hanya untuk mendapatkan inspirasi karena seperti kita ketahui bahwa ketika seseorang memasuki state alpha pikirannya akan penuh dengan inspirasi. Tidak sedikit orang yang menggunakannya untuk mencari ide bisnis.

Jika Anda pernah mengikuti workshop tentang mind power atau mendengarkan CD terapi otak, Sebelum bisa mengakses state frekuensi yang lebih rendah kita harus melakukan beberapa hal. Diantaranya adalah melemaskan beberapa bagian tubuh seperti ubun ubun kepala, otot otot wajah, bahu ,tangan dan kaki. Setelah melemaskan bagian bagian tersebut otak kita secara otomatis akan masuk ke state alpha dimana kita akan berpikir lebih mudah dan penuh dengan inspirasi.

Kembali kemasalah shalat, sebelum kita melakukan shalat diwajibkan untuk berwudhu terlebih dahulu untuk menghilangkan hadas kecil. Coba perhatikan bagian bagian yang harus kita basuh ketika berwudhu. Hampir sama dengan bagian bagian badan yang harus dilemaskan sebelum otak kita bisa memasuki state alpha. Air yang dibasuhkan akan membuat bagian bagian tersebut menjadi lebih sejuk dan tenang. Secara tidak sadar ketika berwudhu, kita memasuki state alpha. Dengan kata lain berwudhu merupakan salah satu cara yang cepat untuk memasuki state alpha.

gelombang otak ketika shalat
Teori Mengapa ketika Shalat lebih mudah mengingat dan berpikir

Jangan pernah aneh ketika sedang shalat kita jadi banyak ingat akan beberapa hal. atau muncul ide ide baru tentang bisnis dan kehidupan sehari hari karena otak kita berada pada state dimana otak bisa dengan mudah mendapatkan inspirasi dan visualisasi yang jelas. Tetapi yang sangat disayangkan adalah kebanyakan dari kita tidak bisa mengendalikannya dengan baik. Bukannya lebih memikirkan kekhusu’an atau membayangkan arti dari ayat ayat yang dibaca ketika shalat, kita malah sering memikirkan hutang, cicilan rumah, ide untuk membuat sesuatu dan lain lain. Itu semua karena godaan setan dan ketidak  biasaan kita untuk memanfaatkan state ini dengan baik.

Sebenarnya orang muslim sendiri tidak perlu melakukan meditasi karena secara tidak langsung kita sudah melakukannya ketika shalat. Ketenangan yang didapat setelah berwudhu kemudian keterbatasan gerak dalam shalat seharusnya cukup untuk meringankan beban otak sehari hari. Kita bisa bermeditasi mungkin lebih banyak dari orang lain yaitu 5 kali sehari bahkan lebih jika ditambah shalat Dhuha dan Tahajud.

Ini merupakan sebuah teori dari saya setelah mendengarkan beberapa audio tentang mind power. Jika ada sesuatu yang salah, mohon beritahu dimana letak kesalahannya demi untuk meningkatkan pengetahuan. Silahkan tulis dikolom komentar yang telah disediakan. Semoga Tulisan ini bermanfaat dan menjadi inspirasi para pembaca untuk meningkatkan kualitas ibadah shalatnya.

Teori Mengapa ketika Shalat lebih mudah mengingat dan berpikir

Kasih masukanmu di sini